Pengertian Empirik dan Contohnya

Pengertian Empirik dan Contohnya

Pengertian Empirik dan Contohnya

Hello Sobat Lokabaca, pada artikel ini kita akan membahas tentang pengertian empirik dan contohnya. Empirik merupakan suatu metode yang di gunakan untuk mencari fakta dengan cara mengumpulkan data secara langsung melalui pengamatan dan pengukuran. Arti empirik ini seringkali di gunakan dalam ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang sains.

Contoh empirik bisa kita temukan di sekitar kita sehari-hari. Misalnya, kita bisa melihat contoh empirik pada percobaan sederhana seperti mengukur suhu air yang di panaskan pada suatu waktu tertentu. Pengukuran suhu air tersebut merupakan contoh empirik karena data yang di dapat berasal dari pengamatan langsung.

Pengertian Empirik

Empirik berasal dari kata empiri yang berarti pengalaman. Arti empirik ini mengacu pada pengalaman nyata yang di dapat melalui pengamatan dan pengukuran. Metode empirik ini sering di gunakan dalam penelitian ilmiah untuk membuktikan atau menguji hipotesis.
Empirik memegang peranan penting dalam ilmu pengetahuan, karena dengan menggunakan metode ini, kita bisa mendapatkan data dan fakta yang akurat dan valid. Data yang di dapat melalui metode empirik juga bisa di gunakan untuk membuat keputusan yang tepat.

Contoh Empirik

Contoh empirik bisa di temukan di berbagai bidang ilmu pengetahuan, seperti fisika, biologi, kimia, psikologi, dan lain sebagainya. Berikut ini adalah beberapa contoh empirik yang sering di temukan dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Pengukuran Suhu Contoh empirik yang paling sederhana adalah pengukuran suhu. Pengukuran suhu bisa di lakukan dengan menggunakan termometer. Dalam pengukuran suhu, kita menggunakan pengukur suhu untuk mengambil data yang akurat dan valid.
  2. Pengamatan Biologi Dalam biologi, contoh empirik bisa di temukan dalam pengamatan langsung pada organisme hidup. Misalnya, dalam penelitian tentang kebiasaan makan burung, kita bisa mengamati burung secara langsung untuk mendapatkan data yang akurat tentang kebiasaan makan burung.
  3. Pengamatan Astronomi Dalam astronomi, contoh empirik bisa di temukan dalam pengamatan bintang dan planet. Para ilmuwan menggunakan teleskop untuk mengambil data yang akurat tentang pergerakan bintang dan planet.
  4. Pengukuran Kimia Dalam kimia, contoh empirik bisa di temukan dalam pengukuran sifat-sifat kimia dari suatu zat. Misalnya, kita bisa mengukur massa dan volume dari suatu zat untuk menghitung densitasnya.
  5. Pengamatan Psikologi Dalam psikologi, contoh empirik bisa di temukan dalam pengamatan perilaku manusia. Para psikolog melakukan pengamatan langsung pada manusia untuk mendapatkan data yang akurat tentang perilaku manusia.
  6. Pengukuran Fisika Dalam fisika, contoh empirik bisa di temukan dalam pengukuran sifat-sifat fisik dari suatu benda. Misalnya, kita bisa mengukur massa, volume, dan kecepatan suatu benda untuk menghitung momentumnya.
  7. Pengamatan Lingkungan Dalam lingkungan, contoh empirik bisa di temukan dalam pengamatan kondisi lingkungan. Misalnya, kita bisa mengamati suhu, kelembaban, dan kualitas udara di suatu tempat untuk mengetahui kondisi lingkungan yang sebenarnya.
  8. Pengukuran Kesehatan Dalam bidang kesehatan, contoh empirik bisa di temukan dalam pengukuran berbagai parameter kesehatan manusia. Misalnya, kita bisa mengukur tinggi badan, berat badan, dan tekanan darah manusia untuk mengetahui kondisi kesehatannya.
  9. Pengamatan Arkeologi Dalam arkeologi, contoh empirik bisa di temukan dalam pengamatan terhadap artefak yang di temukan. Para arkeolog melakukan pengamatan langsung terhadap artefak untuk mendapatkan data yang akurat tentang kebudayaan masa lalu.
  10. Pengukuran Ekonomi Dalam ekonomi, contoh empirik bisa di temukan dalam pengukuran berbagai parameter ekonomi, seperti inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan pengangguran. Data yang di dapat dari pengukuran tersebut bisa di gunakan untuk mengambil keputusan ekonomi yang tepat.
Baca Juga:   Penulis Novel Terkenal di Indonesia

Kelebihan Metode Empirik

Metode empirik memiliki beberapa kelebihan, antara lain:

  1. Akurat dan Valid Metode empirik memungkinkan kita untuk mendapatkan data yang akurat dan valid karena data di dapat dari pengamatan langsung dan pengukuran yang di lakukan.
  2. Objektif Metode empirik juga objektif karena data yang di dapat berasal dari fakta yang terukur dan teramati secara langsung.
  3. Reproduktif Data yang di dapat dari metode empirik dapat di reproduksi oleh peneliti lain dengan cara yang sama. Hal ini memungkinkan penelitian lain untuk menguji hipotesis yang sama dengan hasil penelitian sebelumnya.
  4. Generalisasi Data yang di dapat dari metode empirik juga bisa di gunakan untuk membuat generalisasi tentang fenomena yang di teliti.

Kekurangan Metode Empirik

Namun, metode empirik juga memiliki kekurangan, antara lain:

  1. Biaya Metode empirik membutuhkan biaya yang cukup besar, terutama jika penelitian di lakukan dalam skala yang besar.
  2. Waktu Metode empirik juga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengumpulkan data. Hal ini bisa memakan waktu yang lama dan memperpanjang durasi penelitian.
  3. Ketidakpastian Data yang di dapat dari metode empirik juga bisa mengalami ketidakpastian karena faktor-faktor yang tidak terkontrol selama pengamatan dan pengukuran.

Kesimpulan

Empirik merupakan suatu metode yang di gunakan untuk mencari fakta dengan cara mengumpulkan data secara langsung melalui pengamatan dan pengukuran. Contoh empirik bisa di temukan di berbagai bidang ilmu, seperti fisika, biologi, ekonomi, dan lingkungan. Metode ini memiliki kelebihan dan kekurangan, sehingga perlu di pertimbangkan sebelum di gunakan dalam penelitian atau pengambilan keputusan.

Meskipun demikian, metode empirik tetap menjadi salah satu metode yang penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Dengan metode ini, kita bisa mendapatkan data yang akurat dan valid untuk menguji hipotesis dan teori yang ada, sehingga ilmu pengetahuan bisa terus berkembang dan menghasilkan pemahaman yang lebih baik tentang dunia yang kita tinggali.

Baca Juga:   Contoh Soal Pilihan Ganda Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas XII/12 SMA/SMK Sederajat Beserta Kunci Jawabannya

Sampai Jumpa di Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *